Demokrasi dikebiri.... Lariii.......

Let's talk about bapak Marzuki Alie...
Masih segar diingatan kita tentang pernyataan beliau yang "kontroversial" berisikan hal pembubaran KPK..
Sebagai seorang negarawan yang notabenenya adalah seorang ketua DPR, tentulah beliau memiliki etika tersendiri. Tetapi yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang aadalah pengkebirian hak berpendapat oleh seorang warga negara. Meskipun Marzuki Alie seorang negarawan, beliau juga adalah seorang rakyat di negrinya, beliau memiliki hak atas berpendapat sebagaimana yang dijamin UUD 1945.

Miris rasanya bila mendengar bila beliau dilaporkan ke BK DPR atas pelanggaran kode etik. Saya bukanlah seorang pendukung pak Marzuki, tetapi bagaimanapun, beliau adalah WNI yang dilindungi hak nya atas Undang-Undang yang berlaku.

Mungkin pernyataan beliau sangat kontroversi, pun saya menganggap seperti itu, tetapi masalahnya adalah pembatasan dalam beraspirasi. Bukankah Indonesia negara demokrasi?

Lagi pula beliau hanya berandai-andai, beropini, kapasitasnya bukan sebagai ketua DPR. Apa yang salah? Apakah karena beliau menjabat ketua DPR? Maka seluruh anggota DPR tidak berhak beropini? Bukankah pekerjaan DPR harus beropini dan berargumentasi? Terlalu banyak hujatan membanjiri beliau hanya karena opini. Lantas, negri ini sudah bukan negri demokrasi? Lantas kemana rasa demokrasi kita yang baru saja kita pelajari? Dan sekarang, tidakkah lagi rakyat bisa berargumentasi dan beropini?

Ini tentang Marzuki Alie, bagaimana kemudian tentang wacana pembubaran DPR oleh Yth. Presiden RI ke-4, Bapak Abdurrahman Wahid atau yang akrab dipanggil Gus Dur. Hanya dikritik dan ditentang, padahal itu sangat krusial. Pertanyaannya mengapa bapak Marzuki malah dilaporkan ke BK dan seolah-olah beliau dijadikan 'problem maker'... Bukan berarti saya tidak setuju dengan Gus Dur, akan tetapi saya lebih meninjau dari segi demokrasi. Itulah demokrasi, siapapun, termasuk presiden, lebih-lebih seorang ketua DPR, berhak atas kebebasan berpendapat. Dan saya rasa itu tidak salah.

Yah, mungkin opini yang saya tulis disini bisa jadi dikekang juga ya? Itulah opini dari pemikiran anak usia 18 tahun. Opini, adalah opini...

0 Response to "Demokrasi dikebiri.... Lariii......."

Posting Komentar

Terima kasih atas komentar yang membangunnya :D